Di artikel sebelumnya sudah saya jelaskan tentang pengertian routing,
jenis – jenis, dan komponen routing. Di tutorial saya kali ini saya
akan menjelaskan bagaimana konfigurasi routing static di mikrotik.
Untuk lebih jelasnya, langsung ke TKP.
Misal :
IP R1 pada ether2 = 2.2.2.1/24
IP R2 pada ether2 = 3.3.3.1/24
IP R1 dari AP = 192.168.1.1/24
IP R2 dari AP = 192.168.1.2/24
– Topologinya seperti berikut.
– Router1 > AP-bridge
– Router2 > Station
– Tambahkan routing static baru pada menu IP > routes > add
– Setting pada router1
Tambahkan routing static baru, menu IP > routes, pada R1
Dst-address = 3.3.3.0/24
Gateway = 192.168.1.2
– Setting pada router2
Tambahkan routing static baru, menu IP > routes, pada R1
Dst-address = 2.2.2.0/24
Gateway = 192.168.1.1
– Lakukan tes PING antar pc
Oke sob, sekian dulu tutorial tentang routing static. Dilanjut di tutorial selanjutnya ya sob, terimakasih sudah mampir.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat
sumber : http://nurhidayatid.blogspot.co.id/2014/12/cara-membuat-static-route-routing.html
Untuk lebih jelasnya, langsung ke TKP.
Misal :
IP R1 pada ether2 = 2.2.2.1/24
IP R2 pada ether2 = 3.3.3.1/24
IP R1 dari AP = 192.168.1.1/24
IP R2 dari AP = 192.168.1.2/24
– Topologinya seperti berikut.
– Router2 > Station
Tambahkan routing static baru, menu IP > routes, pada R1
Dst-address = 3.3.3.0/24
Gateway = 192.168.1.2
Tambahkan routing static baru, menu IP > routes, pada R1
Dst-address = 2.2.2.0/24
Gateway = 192.168.1.1
Oke sob, sekian dulu tutorial tentang routing static. Dilanjut di tutorial selanjutnya ya sob, terimakasih sudah mampir.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat
sumber : http://nurhidayatid.blogspot.co.id/2014/12/cara-membuat-static-route-routing.html





No comments:
Post a Comment